Hari Anak Nasional 2026

(Xsata, Juli 2026). Langit biru cerah menghiasi langit ketika seluruh guru karyawan serta murid – murid SMK Negeri Tengaran melaksanakan upacara dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional. Bertindak sebagai pembina upacara adalah beliau bapak kepala sekolah, Drs. Santoso, M.M. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan dari menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Arifah Fauzi.

Beberapa hal penting yang disampaikan diantaranya adalah mengenai tema yaitu, Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan. Menegaskan anak sebagai subjek yang berhak didengar dan dilibatkan, bukan hanya objek pembangunan. Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong menciptakan lingkungan yang ramah, inklusif, anti kekerasan, serta aman dalam ruang digital. Hal terakhir adalah mengenai perlindungan dan pemenuhan hak anak yang merupakan kunci utama menuju generasi unggul Indonesia Emas 2045.

Sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, kegiatan belajar mengajar pada Kamis, 23 Juli 2026 dialihkan dengan berbagai perlombaan permainan tradisional. Sejak pagi, seluruh HP siswa dikumpulkan ke walikelas masing – masing, hal ini bertujuan untuk membebaskan sejenak pikiran mereka dari gawai. Dengan kembali pada permainan tradisional, kala gawai belum masuk dan seolah – olah menjadi hal paling penting dalam hidup anak – anak Indonesia.

Beragam permainan tradisional dilombakan yang mengikutsertakan seluruh jurusan di SMK Negeri Tengaran. Permainan yang bagi sebagian murid merupakan hal yang asing dan belum pernah mereka mainkan sebelumnya. Gobak sodor, bentengan, dino boy, dakon, rangku alu, jembatan sambung, engklek, gundu, ular tangga, lari balok, kucing dan tikus serta lompat tali adalah jenis permainan tradisional yang dilombakan.

Badan bergerak, kekompakan dan pengaturan strategi adalah hal pokok dalam setiap permainan. Hal – hal inilah yang selama ini tidak ada ketika murid – murid hanya bermain gawai. Harapan besar dari perayaan Hari Anak Nasional yang dirangkai dengan perlombaan permainan tradisonal adalah untuk membentuk karakter murid – murid SMK Negeri Tengaran menjadi semakin baik, sehat secara fisik serta mulia secara adab dan akhlak. Selamat Hari Anak Nasional, teruslah bertumbuh untuk menjadi yang terbaik.

Ditulis oleh : Ninik Dwi Royani

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like these