LAUNCHING AXIOO CLASS PROGRAM

[Tengaran 22/4/2017] SMK 1 Tengaran Kabupaten Semarang membuka kelas industri, yaitu perakitan laptop yang bekerja sama dengan perusahaan produsen perangkat teknologi informasi Axioo. Peluncuran kelas industri yang diberi nama axioo class program itu dilakukan baru-baru ini di sekolah tersebut.

Hadir dalam luanching itu, Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Hari Wulyanto, Ahmad F Muzaki (Education Program Manager Axioo Class Program), Kepala SMK 1 Tengaran Indrattuti, dan para orang tua wali siswa.

Kepala 1 Tengaran, Indrattuti mengatakan, tujuan kerja sama ini, di antaranya menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Begitu lulus, para siswanya nanti diharapkan memiliki kompetensi untuk bersaing dalam menghadapi dunia kerja. Termasuk persaingan pasar ASEAN.

Dalam proses pembelajarannya, disediakan ruangan khusus tersendiri. Siswa diberi fasilitas yang cukup memadai sesuai dengan standar berlaku dalam dunia industri. Siswa juga dibekali fasilitas dan peralatan untuk melakukan perakitan laptop dan disediakan tutor yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya.

“Kelas industri yang bekerja sama dengan Axioo ini juga diarahkan untuk lebih mengedepankan praktik langsung. Sehingga, siswa dapat mempunyai pengalaman yang lebih dari yang lainnya,” tuturnya.

Ahmad F Muzaki, selaku Education Program Manager Axioo Class Program mengatakan, dalam program ini, salah satunya kita melakukan sinkronisasi kurikulum. Di mana, anak-anak itu akan dilatih menggunakan kurikulumnya Axioo, sehingga lulusannya nanti mereka siap kerja.

“Lulusan dari siswa binaan kami ini, nanti mereka berpeluang untuk bekerja di perusahaan kami. Atau jika tidak, mereka juga bisa bekerja di perusahaan lain.  Terpenting kami menyiapkan keahlian-keahlian berstandar internasional,” tuturnya.

Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Hari Wulyanto mengatakan, pemerintah mendukung dan menyambut baik kerja sama antara sekolah dan swasta seperti ini. Sebab untuk memajukan pendidikan tidak harus bergantung pada pemerintah.

“Di era sekarang ini semua harus terbuka untuk perubahan. Termasuk revitalisasi SMK ini perlu, sehingga pemerintah terus mendorong agar sekolah bisa bekerja sama dengan dunia industri untuk menyiapkan anak didik yang andal,” tuturnya.

Sumber : Suara Merdeka

 

axioo2.jpg

axioo3.jpg

AXIOO4.jpg

axioo8.jpg

axioo5.jpg

axioo7.jpg

19 Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.